PENYULUHAN STUNTING DENGAN TEMA “BANTING DENGAN MPASI (BEBAS STUNTING DENGAN MPASI)â€
KKN MANDAYASWA KELOMPOK 10 - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) 2023 di Desa Petiken Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik mengadakan program kerja penyuluhan stunting dengan tema “BANTING DENGAN MPASI (BEBAS STUNTING DENGAN MPASI)” yang telah dilaksanakan pada 1 Agustus 2023 bertempat di balai RW 14 desa Petiken. Pelaksanaan kegiatan ini telah mendapat persetujuan dari kepala desa petiken dan juga mendapat dukungan dari bidan setempat. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu posyandu.
Stunting adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu yang cukup lama. Di Indonesia stunting menjadi permasalahan serius dan pemerintah telah menetapkan beberapa kebijakan dalam mengatasi dan menurunkan kasus stunting. Sebelum kegiatan penyuluhan ini dilakukan, kegiatan posyandu dibuka lebih dulu pada pukul 08.00. Ditengah-tengah kegiatan posyandu, kami memberikan penyuluhan stunting kepada ibu-ibu yang telah datang.

Tujuan utama kegiatan “BANTING dengan MPASI” Bebas Stunting dengan MPASI adalah untuk mencegah stunting dan meningkatkan pemahaman orang tua serta masyarakat tentang pentingnya MPASI dalam 1000 hari pertama kelahiran. Selain tujuan utama kegiatan diatas, terdapat pula tujuan dari pemberian MPASI yaitu :
- Memperkenalkan tekstur makanan pada bayi sehingga keterampilan makan bayi dapat terasah
- Meningkatkan imunitas pada bayi, karena kandungan MPASI diantaranya antioksidan, vitamin A dan FE, sering dijumpai di hati ayam, bayam ikan, brokoli dan lain-lain
- Membantu pembentukan tulang, MPASI harus mengandung protein dan kalsium
Dalam penyuluhan stunting yang telah kelompok 10 lakukan di waktu setempat kepada ibu-ibu posyandu RW 14 dan sekitarnya, tidak lupa pretest dan posttest diberikan kepada ibu-ibu posyandu. Pretest dan posttest yang diberikan berisi pernyataan-pernyataan tentang pengertian, ciri-ciri, dampak, dan pencegahan stunting serta pemberian MPASI. Terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest yakni hasil dari pretest didapatkan bahwa ibu-ibu posyandu masih kurang memahami tentang stunting serta pemberian MPASI yang tepat. Berbeda dengan pretest, hasil dari posttest didapatkan bahwa setelah diberi penyuluhan oleh kelompok 10, ibu-ibu posyandu lebih memahami tentang stunting dan pemberian MPASI.
Dengan adanya kegiatan “BANTING dengan MPASI” Banting dengan MPASI, diharapkan masyarakat sekitar dapat meningkatkan kesadaran tentang masalah stunting yang didampingi dengan pemberian MPASI. Ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengurangi masalah stunting di Desa Petiken dan menciptakan generasi muda yang hebat dan berkualitas.

Pewarta: Dhia Luqyana Mahrus & Aisah Rahmawati
Kontributor: Nihazzatuzzain